The Wanderer

The place called earth, filled by a species called the wanderer. Each of them was originally created with a gem inside their soul. But their ancestors broke the rules of life, therefore the gem became separated, treasured somewhere. Wanderer without a gem, only able to see in black and white, earth wasn’t as beautiful as... Continue Reading →

Her Journey to Back Home

Do you remember the little girl story? Well, this is the squeal. She survived her days at school and she wasn’t that little anymore, time passed by. She started to love school, found tons of friends, and not much time left to spend with Dad. She was fascinated with the world outside, it seemed full... Continue Reading →

Her First Day of School

This is a story about little girl on her first day of kindergarten. She is overwhelmed, excited yet scared. Have no clue on who she will meet or what will happen unless from a bed time story her dad told last night. He drove her to school, along the way teaching the basic knowledge of... Continue Reading →

Ruang – ruang Bersekat

Aku berdiri didepan sebuah nisan kayu yg melapuk. Nisan kayu yg mendatangkan rindu. Nisan kayu yg kembali membawa ingatan pada ruang ruang bersekat. Dalam ruang bersekat itu kami menghabiskan banyak waktu. Berbagi satu potong roti atau sebungkus nasi basi. Dalam ruang bersekat itu kami tumbuh, menikmati rasa sakit yg dihadiahkan dunia. "Copet ! Copet !"... Continue Reading →

Dosa dalam Sujud Terakhir

Kalau harta berarti bahagia maka pria itu sempurna berbahagia. Hitung saja berapa jumlah mobil mewah yg terjajar di garasi. Atau coba cari nama Arjun Dharmawangsa di daftar pemilik saham perusahaan perusahaan konglomerat Asia. Tak sedikitpun dapat kau temukan cacat pada bahagianya. Tapi harta berarti bahagia hanya bagi mereka yg tidak memilikinya. Bukankah selalu begitu ?... Continue Reading →

Destiny’s Game

19.25 Ah ! Aku selalu mengutuk Jakarta dan semua hiruk pikuk plus kemacetanya yg sudah tidak bisa ditolerir lagi. Kalau tadi aku tidak menerobos jalur busway pasti pesawat ini sudah terbang. Jelas, aku tahu itu perilaku yg salah. Tapi kondisi kadang memaksa seseorang melupakan mana yg salah. Aku merubah ponsel menjadi mode pesawat. 2 jam... Continue Reading →

Mental Disorder

Aku tidak tahu apa yg salah, dunia atau aku.  Kesadaranku masih hilang sebagian. Tapi aku tahu seluruh badan tidak bisa digerakan. Ada tali yg mengikat tangan dan kaki. Aku mencoba berteriak tapi tidak ada suara yg bisa keluar dari tenggorokan. Aku berontok sekeras yang dibisa. Tapi kasur besi ini terlalu kuat untuk terkoyak. Aku coba... Continue Reading →

Dialog Fiksi

Mereka duduk di sudut kedai, dalam diam sibuk dengan perbincangannya masing-masing. Kata orang, bagai pinang dibelah dua. Hanya saja yg satu jatuh ke tanah. Si sederhana, biar mudah begitu saja panggilnya, terlihat cantik dengan baju berwarna kulit,rok hitam sebatas mata kaki, sepatu hak senada. Wajahnya tenang, seperti damai dalam hatinya. Dari tadi dia khidmat memandangi... Continue Reading →

Cantik

Pria itu selalu duduk disana. Bangku tengah kafe ini. Setiap malam dia disana menatapku dibalik kaca mata hitam.Pria itu memakani kemeja kotak kotak kecil berwana biru laut yg lenganya digulung. Celananya berwarna hitam. Sejenis jins namun tidak terlalu ketat. Ia menggunakan convers berwana abu abu dengan tali berwarna putih. Jam tangan hitam menglingkar sempurna di... Continue Reading →

Merah, Pulang?

Harusnya pagi ini begitu indah. Aku sudah kenakan atasan putih serupa dengan celana. Wanita itupun demikian, dengan kebaya putih berpayet bunga dan sanggul berhiaskan mawar mewah, secara khusus dipesannya, seharusnya.Seperti sudah seumur hidup aku menanti pagi ini. Pagi dimana aku bisa mengikatnya. Pagi dimana aku tidak lagi perlu resah dia tak berbaring di dipan kami.... Continue Reading →

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Design a site like this with WordPress.com
Get started